Nazi goreng


Al-Jazeera

“Authorities in central Indonesia plan to ask a restaurant owner to explain his reasons for opening a Nazi-themed cafe that has sparked controversy among residents and tourists.

Soldatenkaffee includes a red wall of Nazi-related memorabilia, including a large flag with the swastika and a giant picture of Adolf Hitler. Its staff dress in SS uniforms, and can be seen posing in front of the cafe on its Facebook page.” – Guardian

Jadi, ceritanya gini. Di Bandung, ada kafe yang bertemakan nazi. Terus masalahnya apa? Ini jadi topik yang hangat di media-media barat. Udah ada Guardian (diatas), Al-Jazeera, Jerusalem post, Associated press, Fox news, dan lainnya.

Kafe ini, namanya Soldatenkaffee, Kafe tentara. Dan, kafe ini, memang kontroversial, karena tema yang diangkat dari kafe ini adalah Nazi. Nazi tau kan lo pada. Nationalsozialistische. Di Indonesia, mungkin apa salahnya memakai baju atau perhiasan yang berbau-bau nazi.

Sang pemilik kafe, yang bukan pro-nazi, bodohnya tidak begitu memahami partai yang menganut faham Nasional-Sosialis ini. Doi bilang, ini demi menarik pelanggan-pelanggannya untuk dateng ke kafenya.

Tapi diluar, di dunia barat, sangat dilarang. Kenapa? Selain Nazi bantai orang Yahudi, lo tau gak nazi ngebantai apalagi? Orang-orang gipsi, homo, cacat, Special needs, ras lain, dan masih banyak. Hitler serasa jadi tuhan.

Okay, i’m going to pour down my view here. Personally, gue tidak setuju. Ya, kalo lo punya baju nazi atau kalung/gelang bahkan bendera nazi sekalipun sih oke. Tapi dipake ya di rumah aja. Ga usah dipake keluar-luar.

Kebanyakan orang kita Sok tau tentang Nazi. Mentang-mentang ngebantai Yahudi, jadinya diagung-agungkan. Percuma, kalo nazi masih ada, lo ke sana juga lo ikutan dibantai. Kenapa? karena ras lo beda.

Kalaupun gak dibantai, paling disiksa, atau dijadiin budak. Kecuali tentara-tentara Muslim di Nazi. Itupun gak semua muslim ikut nazi. Berarti, gak bantai Yahudi dong semuanya? Masjid di Paris, jadi tempat ngumpetnya orang Yahudi tuh, diumpetin sama orang islam.

Orang-orang kita kalau masalah kayak gini, suka “Woi liat, gue make baju nazi” berarti dia berasa paling tau nazi. “Lo kan dulu juga suka nazi dhil” Iya, karena dulu gue belom tau apa-apa.

Ya tapi namanya juga bisnis, the hell. Pemilik kafenya dipanggil pemkot Bandung, hari Senin nanti. Lah iyalah, make temanya nazi.

Yang bikin gue heran, ya, kenapa bisa mengangkat tema Nazi, kalo dia gak ngerti tentang Nazi? Gue agak tidak setuju sih. You might need to know the story of it, before you really make it happen.

Turis dateng kesini, ngeliat cafe, balik ke negara asal, cerita ke keluarga, terus nanti Indonesia jadi buruk gitu di mata dunia?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s