What’s wrong with FPI?


395306_397714626949161_2119233793_nKekerasan. Rusuh. Anarkis. Itulah kata-kata yang terlintas didalam pikiran gue ketika mendengar kata “FPI”. I bet all of you have heard about the news. No? Yang bentrok sama warga Kendal, dan yang ngerusak warung di Makassar. Warungnya dirusak sampe ancur semua isinya. Bahkan, anak yang punya warungnya sampe dipukul (bukan anak kecil juga-,-).

Yang di Kendal itu abis Sweeping, terus katanya warga-warga diprovokasi sama preman kendal supaya nyerang balik konvoi fpi. Banyak yang kabur, salah satu mobilnya ketinggalan. Karena panik, ngebut, sopirnya kena lemparan batu (kacanya pecah), sehingga lepas kendali, dan mereka nabrak sepasang suami istri yang lagi naik motor. Istrinya keseret sampe meninggal dunia. Innalillahi..

Abis itu, puluhan orang fpi yang di kendal berlindung di masjid selama 6 jam, diluarnya rakyat udah mau siap-siap nyerang. Sebenernya sih bukan FPI juga yang salah. So, let’s talk about FPI.

17 Agustus 1998, bersama sejumlah habib, ulama, mubaligh, dan aktivis pemuda muslim dan juga disaksikan oleh ratusan santri yang berasal dari daerah Jabodetabek, lahirlah sebuah organisasi masyarakat yang dinamakan “Front Pembela Islam.” Sebuah ormas islam garis keras yang sangat dikenal di tanah ibu pertiwi.

Kenapa FPI ini didirikan? berdasarkan hal-hal yang diklaim oleh pihak fpi, Ormas ini didirikan karena:

1. Adanya penderitaan panjang ummat Islam di Indonesia karena lemahnya kontrol sosial penguasa sipil maupun militer akibat banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum penguasa.
2. Adanya kemungkaran dan kemaksiatan yang semakin merajalela di seluruh sektor kehidupan.
3. Adanya kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat Islam serta ummat Islam.

6638_441763669210923_140412701_nYou all know my views about this Organization. I dislike it. But, gue gapernah bilang kalau gue setuju untuk membubarkan Organisasi ini. Kenapa? Alasannya nanti belakangan aja. FPI terkenal akan kekerasannya. Dan, FPI merupakan korban ketidakadilan dari media-media Indonesia.

Liat aja misalnya, FPI ngebantuin korban banjir, gapernah ada di berita. Sedangkan ketika mereka melakukan aksi “Sweeping” yang terkadang (biasanya) berujung dengan kekerasan, disorot oleh media massa. Dan, ini juga biasanya dibela oleh media-media islami seperti Voice of Islam, Arr*hmah, dll. Dan juga bisa dilihat, banyak sekali pendukung FPI dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Mengapa?

Gue mempunyai suatu teori. Bukan teori gue juga sih, biar keliatan pinter. Diambil dari blognya Pandji, tapi gue kembangkan sedikit (walau agak sama) . Penyebabnya adalah pihak pemerintah. Gimana bisa? Kalo gue boleh ngequote dari blognya pandji:

Kalau anda nonton film Fast 5 (Vin Diesel, Dwayne “The Rock” Johnson, dll) ada tokoh antagonis. Seorang pengusaha jahat yg menguasai Brazil.

Di salah satu adegan, tokoh jahat ini berkata “Saya tidak suka dengan cara anda berbisnis. Anda bisnis dengan kekerasan. Kalau rakyat anda serang dengan kekerasan kelak mereka akan melawan balik. Karena mereka terdesak. Saya, memilih untuk memberikan mereka uang. Saya beri mereka “kemewahan” yang tidak bisa mereka dapatkan sebelumnya. Dan bisa mereka dapatkan kini lewat saya. Uang, pendidikan, kesehatan. Saya beri kepada mereka. Kini, saya MEMILIKI mereka. Mereka ingin terus merasakan hal hal yang saya berikan. Maka mereka jadi setia kepada saya”

Inilah prinsip yang dipake sama FPI.

Di negara kita, jelas, masih banyak rakyat yang membutuhkan banyak bantuan. Sementara rakyat kelas menengah sibuk leptopan sambil megang Starbucks di tangan kanan, dan pemerintah lalai dalam pekerjaannya :/. Kekosongan inilah yang pada akhirnya diisi oleh fpi.

Ada yang butuh duit? FPI kasih. Anaknya mau disekolahin? FPI mudahin. Ada yang mau diobatin? FPI buatin surat supaya diringanin biaya pengobatannya.

27134_482657825121507_1820507489_n

Haduuh makan aja dikawal

Andaikan Ormas seperti Muhammadiyah, dan NU gak deket ke elit politis, tapi deketnya ke rakyat, ini bagus. Tapi untuk saat ini, FPI-lah yang bersimpatik terhadap rakyat. Ya, meskipun kayak gitu. Tweets-tweets gue sepertinya menyerang apapun yang dilakukan FPI.

Karena emang gue gasuka sama FPI. Tapi gue gasetuju untuk membubarkan FPI :/. Quotes dari blognya bang pandji lagi:

Bahkan satu waktu, Habib ditelfon dan diberi kabar bahwa pintu air (entah yg mana) akan dibuka dan banjir akan datang. Habib langsung keluar dan perintahkan masyarakat sekitarnya utk bersiap dan mengungsi. Ketika banjir datang, Habib langsung dipandang sebagai orang “sakti” yg dapat wejangan dari Yang Maha Kuasa.

Memang mantap. Kekosongan ini diisi benar-benar oleh FPI. Di sisi yang lain, FPI memanfaatkan kekosongan ini untuk ‘membeli’ massa sebanyak-banyaknya untuk membela FPI. Bagaimana caranya untuk mengatasi masalah ini? nah ini juga gue ada alesannya. Alesannya dulu deh :/

FPI itu sebenernya bener. Memberantas kemaksiatan. Tapi caranya salah. Itu yang bikin gue gak suka. Maksudnya gini loh, gue sering denger FPI minta izin dulu sama pemerintah setempat sebelom sweeping. Tapi anarkisme yang disebabkan oleh orang-orang fpi ini yang gue gasuka. Orang-orangnya yang 2d.

Apa itu 2d? 2d itu 2 Digit, yang maksudnya IQnya dibawah 100 :/ gue bukannya ngejek, tapi emang keliatannya orang2nya yang anarkis kayak gitu. Beneran deh. Gue tau itu juga karena sebuah halaman di fesbuk. Mereka itu religius konservatif fanatik tanpa didasari pengetahuan umum loh. Kalo fanatik tanpa didasari ilmu kan ya sama aja bodoh.

Solusi untuk mengatasi masalah ini bukanlah Bubarkan FPI. Kata gue, solusinya adalah pemerintah harus lebih memperhatikan kebutuhan rakyat Indonesia. Terutama rakyat seperti kita, juga harus saling menolong rakyat yang membutuhkan pertolongan.

298793_210684392318853_1878385_n

Buka toko ala fpi

Baru baru ini, gue baca artikel tentang SBY nyindir FPI. Pernah ada perwakilan dari timteng yang lagi berkunjung ke Indonesia. Orang ini agak sedikit kesel dengan FPI, doi liat lewat berita di tv. Dalam statement beliau, ia menyampaikan dua hal yang membuat perwakilan dari timteng jengkel terhadap kelakuan FPI.

Pertama, itu merusak nama agama Islam. Kedua, Mereka memakai pakaian Arab (Pakaian muslim). Ada komen yang kurang lebih begini (asli copas):

Astaghfirulloh.. (dan kedua merugikan Arab, karena mereka menggunakan pakaian Arab.) itu bukan pakaian ARAB tapi pakaian MUSLIM Biar bagaimanapun Ana Cinta dan Sayang HAbib Riziq Biarlah Habib di musuhi seluruh Dunia tapi Allah dan Rosul saw Ridho Aamiin

Gue ingin meluruskan ini. Jelas, mayoritas yang dipake orang FPI adalah pakaian ARAB. Kenapa? Menurut gue, itu datang dari Bangsa arab. Budaya arab. Beda dengan budaya nusantara. Ahmad Dahlan, Muslim, pendiri Muhammadiyah emangnya make baju kayak gitu? enggak. Justru beliau make baju tradisional jawa tuh.

Memang barusan gak jelas-_- tapi mungkin itu aja yang ingin gue sampaikan. sekian.

Iklan

One thought on “What’s wrong with FPI?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s